<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Addien&#039;s ~ Sharing Centre</title>
	<atom:link href="http://fighting2surrender.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fighting2surrender.wordpress.com</link>
	<description>[miftah_86@ymail.com]  [addien_moslem@yahoo.com]</description>
	<lastBuildDate>Wed, 21 Jul 2010 16:21:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='fighting2surrender.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/6370538026c8d3ea733a5e9443b7ddcb?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Addien&#039;s ~ Sharing Centre</title>
		<link>http://fighting2surrender.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://fighting2surrender.wordpress.com/osd.xml" title="Addien&#039;s ~ Sharing Centre" />
	<atom:link rel='hub' href='http://fighting2surrender.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Pendistribusian Dana Pendidikan Harus Efektif</title>
		<link>http://fighting2surrender.wordpress.com/2010/07/21/pendistribusian-dana-pendidikan-harus-efektif/</link>
		<comments>http://fighting2surrender.wordpress.com/2010/07/21/pendistribusian-dana-pendidikan-harus-efektif/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Jul 2010 16:21:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>miftahuddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fighting2surrender.wordpress.com/?p=141</guid>
		<description><![CDATA[Keputusan pemerintah untuk menaikkan anggaran pendidikan yang diperkirakan akan mencapai angka sekitar Rp 330 miliar pada tahun 2014, menjadi angin segar bagi dunia pendidikan di Indonesia. Setidaknya ini menjadi bukti seriusnya pemerintah kita dalam memajukan pendidikan di Indonesia. Walaupun banyak pihak yang menilai kebijakan ini perlu ditinjau ulang dengan alasan dikhawatirkan menyebabkan tidak seimbangnya pengeluaran [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fighting2surrender.wordpress.com&amp;blog=6085445&amp;post=141&amp;subd=fighting2surrender&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Keputusan pemerintah untuk menaikkan anggaran pendidikan yang diperkirakan akan mencapai angka sekitar Rp 330 miliar pada tahun 2014, menjadi angin segar bagi dunia pendidikan di Indonesia. Setidaknya ini menjadi bukti seriusnya pemerintah kita dalam memajukan pendidikan di Indonesia. Walaupun banyak pihak yang menilai kebijakan ini perlu ditinjau ulang dengan alasan dikhawatirkan menyebabkan tidak seimbangnya pengeluaran APBN yang hanya terfokus pada dunia pendidikan. Padahal sektor strategis yang lain juga harus diperhatikan oleh pemerintah. Sebenarnya masalah utama bukanlah pada terabaikannya sektor pembangunan yang lain karena masih ada 80% APBN untuk sektor-sektor tersebut. Masalah utamanya adalah bagaimana dana pendidikan itu bisa digunakan secara efektif. Karena memang selama ini dana pendidikan yang bisa dikatakan sangat besar tersebut sering tidak merata pendistribusiannya. Bahkan jangan-jangan justru dana itu tidak sampai ke tingkat pelaksana pendidikan sama sekali. Fakta ini diperkuat dengan masih banyaknya sekolah-sekolah yang masih sangat mninim fasilitas, terutama di daerah pedalaman. Bahkan di Jakarta sekalipun ada sekolah yang sudah hampir rubuh bangunannya meskipun statusnya sudah RSBI.<br />
<a href="http://fighting2surrender.files.wordpress.com/2010/07/1656002p.jpg"><img src="http://fighting2surrender.files.wordpress.com/2010/07/1656002p.jpg?w=298&#038;h=225" alt="" title="1656002p" width="298" height="225" class="alignleft size-full wp-image-142" /></a><br />
Ada masalah besar yaitu pendistribusian dana pendidikan tersebut tenyata kurang mendapat pengawasan yang ketat sehingga banyak dana yang meleset dari target yang seharusnya. Sehingga yang terjadi seolah-olah berapapun dana pendidikan sepertinya tidak banyak berpengaruh pada kemajuan pendidikan kita. Belum lagi kenakalan pihak sekolah yang mengenakan iuran yang dibuat-buat dengan alasan kepentingan kemajuan sekolah. Ini boleh saja dilakukan karena memang sekolah diberi kewenangan untuk mengatur dirinya sendiri melalui kebijakan Manajemen Berbasis Sekolah. Tapi dalam pelaksanaannya juga harus tetap bijak. Inilah perlunya komisi pengawas sekolah harus melakukan tugasnya dengan semestinya. Jangan justru bersekongkol untuk mencari keuntungan. Komisi pengawas sekolah harus memandang kepentingan sekolah dan kepentingan siswa secara berimbang sehingga nantinya kebijakan yamg dikeluarkan sekolah adalah kebijakan yang sehat yang itu akan akan baik untuk pihak sekolah maupun pihak siswa. Tapi kita tidak bisa menyalahkan pihak sekolah secara langsung dalam maslah ini. Karena pihak sekolah tidak mendapat dana yang cukup yang seharusnya diadapat dari pusat, mungkin saja melakukan kenakalan tersbut. Meskipun jelas tindakan tersebut tidak bisa dibenarkan.</p>
<p>Oleh karena itu masalah pendistribusian dana ini menjadi vital bagi perkembangan pendidikan. Tanpa pendistribusian yang dilakukan denga benar akan terjadi banyak masalah yang pastinya akan menghambat kemajuan pendidikan kita. Tidak hanya potensi korupsi dana pendidikan, tapi juga akan melahirkan budaya saling menuduh dan saling mencurigai. Pemerintah biasanya akan mengatakan bahwa dana sudah sepenuhnya sudah diberikan ke daerah tetapi pihak sekolah akan mencurigai bahwa pemerintah tidak mengalokasikan dana untuk pendidikan. Jika sudah seperti ini harus ada komunikasi yang baik antara pemerintah dengan pihak sekolah dalam mengelola dana ini. Jangan sampai dana ini dimanfaatkan olaeh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk menambah pundi-pundi kekayaannya. Sehingga perlu ada meknisme yang jelas tentang pendistribusian dana pendidikan ini. Dengan itu dana pendidikan akan bisa dirasakan oleh pihak yang benar-benar berhak menerimanya untuk mewujudkan pendidikan yang berteknologi dan bermoral.</p>
<br />Filed under: <a href='http://fighting2surrender.wordpress.com/category/edukasi/'>Edukasi</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fighting2surrender.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fighting2surrender.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fighting2surrender.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fighting2surrender.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fighting2surrender.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fighting2surrender.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fighting2surrender.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fighting2surrender.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fighting2surrender.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fighting2surrender.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fighting2surrender.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fighting2surrender.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fighting2surrender.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fighting2surrender.wordpress.com/141/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fighting2surrender.wordpress.com&amp;blog=6085445&amp;post=141&amp;subd=fighting2surrender&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fighting2surrender.wordpress.com/2010/07/21/pendistribusian-dana-pendidikan-harus-efektif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/063afbe32c41f64b2c87c541da11465c?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fighting2surrender</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fighting2surrender.files.wordpress.com/2010/07/1656002p.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1656002p</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>The mathematical theory of communication. 1963. &#124; Mendeley</title>
		<link>http://fighting2surrender.wordpress.com/2010/05/14/the-mathematical-theory-of-communication-1963-mendeley/</link>
		<comments>http://fighting2surrender.wordpress.com/2010/05/14/the-mathematical-theory-of-communication-1963-mendeley/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 May 2010 23:59:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>miftahuddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fighting2surrender.wordpress.com/2010/05/14/the-mathematical-theory-of-communication-1963-mendeley/</guid>
		<description><![CDATA[The mathematical theory of communication. 1963. &#124; Mendeley Posted using ShareThis Filed under: Uncategorized<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fighting2surrender.wordpress.com&amp;blog=6085445&amp;post=136&amp;subd=fighting2surrender&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.mendeley.com/research/a-mathematical-theory-of-communication-5/" />The mathematical theory of communication. 1963. | Mendeley</a></p>
<p>Posted using <a href="http://sharethis.com">ShareThis</a></p>
<br />Filed under: <a href='http://fighting2surrender.wordpress.com/category/uncategorized/'>Uncategorized</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fighting2surrender.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fighting2surrender.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fighting2surrender.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fighting2surrender.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fighting2surrender.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fighting2surrender.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fighting2surrender.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fighting2surrender.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fighting2surrender.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fighting2surrender.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fighting2surrender.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fighting2surrender.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fighting2surrender.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fighting2surrender.wordpress.com/136/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fighting2surrender.wordpress.com&amp;blog=6085445&amp;post=136&amp;subd=fighting2surrender&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fighting2surrender.wordpress.com/2010/05/14/the-mathematical-theory-of-communication-1963-mendeley/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/063afbe32c41f64b2c87c541da11465c?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fighting2surrender</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penanaman Life Skill Melalui Pendidikan Dasar</title>
		<link>http://fighting2surrender.wordpress.com/2010/04/19/penanaman-life-skill-melalui-pendidikan-dasar/</link>
		<comments>http://fighting2surrender.wordpress.com/2010/04/19/penanaman-life-skill-melalui-pendidikan-dasar/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Apr 2010 14:19:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>miftahuddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fighting2surrender.wordpress.com/?p=134</guid>
		<description><![CDATA[Masa kanak-kanak adalah masa keemasan pembentukan karakter seseorang. Karena di masa inilah terdapat semangat yang besar dari anak-anak untuk berusaha mengetahui tentang berbagai macam hal. Mereka akan cenderung bertanya secara aktif tentang segala sesuatu yang terjadi di sekitar mereka. Tidak hanya ingin mengetahui tentang berbagai macam fenomena alam yang mungkin aneh bagi mereka, tapi lebih [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fighting2surrender.wordpress.com&amp;blog=6085445&amp;post=134&amp;subd=fighting2surrender&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Masa kanak-kanak adalah masa keemasan pembentukan karakter seseorang. Karena di masa inilah terdapat semangat yang besar dari anak-anak untuk berusaha mengetahui tentang berbagai macam hal. Mereka akan cenderung bertanya secara aktif tentang segala sesuatu yang terjadi di sekitar mereka. Tidak hanya ingin mengetahui tentang berbagai macam fenomena alam yang mungkin aneh bagi mereka, tapi lebih dalam mereka juga bertanya tentang kehidupan. Kita mungkin akan sering ditanya oleh anak-anak tentang mengapa ada siang dan malam, mengapa ada matahari dan bulan, bahkan mereka akan bertanya tentang hidup  dan mati. Tentu saja dengan keterbatasan kapasitas pemikiran yang kita miliki. Artinya ada sebuah energi yang besar dalam diri mereka untuk berusaha mengembangkan diri. Ini adalah energi alamiah yang memang sudah ada pada setiap orang bahwa setiap orang akan mengalami sebuah perubahan. Lebih jauh lagi energi inilah yang harus kita arahkan secara positif sehingga anak-anak nantinya akan berkembang pada jalur yang benar dalam fase hidupnya. Karakter pada seseorang akan sangat erat terkait dengan bagaimana orang itu dibiasakan. Siapa yang membiasakan? Tentu saja lingkungannya. Bisa orang tua, teman, lingkungan tempat tinggal, dan pendidikan yang dia dapat. Seorang anak yang secara alamiah memiliki sifat yang ceria bisa menjadi anak yang yang pemurung karena pengaruh lingkungannya. Mungkin orang tuanya sering memarahinya, mungkin teman-temannya banyak yang memusuhi, atau bisa juga karena lingkungan tempat tinggalnya yang menurut dia tidak aman. Seorang anak yang secara alamiah memiliki sifat pemberani bisa menjadi anak yang penakut dan pemalu karena pengaruh lingkungannya. Mungkin dia punya trauma di masa lalu, atau mungkin dia punya kekurangan yang membuat seolah-olah dia merasa menjadi anak yang tidak sempurna. Tidak hanya menjaga keceriaan, dan melatih keberanian, anak-anak harus kita latih untuk peka terhadap lingkungan yang meliputi  kemampuan bekerjasama, kemampuan mengemukakan pendapat, dan kemampuan untuk mencari solusi. Ini yang selama ini hilang dari pendidikan di Indonesia terutama jika kita melihat pendidikan tingakat sekolah dasar.<br />
Karena SD adalah jenjang dimana seorang anak pertama kali mengenyam pendidikan secara formal, pendidikan di SD seharusnya menjadi patokan penting dalam mengembangan kemampuan tersebut. Seseorang siswa tidak hanya diajari tentang academics skill tetapi lebih penting adalah life skill. Sebagaimana tujuan pendidikan Nasional untuk menciptakan manusia yang Pancasilais, maka kemampuan mengemukakan pendapat, dan kemampuan untuk mencari solusi, menjadi vital. Tentu saja institusi setingkat SD juga dibebani akan kewajiban mewujudkan tujuan Nasional Pendidikan ini. Seorang guru harus bisa menciptkan suasana yang kondusif dalam mengembangkan softskill siswa. Sudah bukan jamannya lagi seorang guru menjadi pusat dalam proses belajar walaupun keterlibtan guru pasti akan menentukan hasil belajar. Artinya seorang guru harus bisa menjadi fasilitator perkembangan siswa. Kemampuan berbahasa harus diperhatikan karena bahasa akan menetukan peradaban suatu bangsa. Kemampuan bekerjasama harus diperhatikan karena setiap orang adalah makhluk sosial, termasuk siswa. Ini yang akan menjadi bekal bagi siswa untuk hidup bermasyarakat. Kemampuan mengemukakan pendapat harus dilatih karena ini akan melatih skill leadership siswa. Kemampuan mencari solusi harus dilatih karena inilah yang akan menjadi bekal bagi siswa untuk hidup kelak. Artinya dengan melatih kemampuan mencari solusi siswa akan dilatih untuk menjadi mandiri dan kompeten. Dan yang menjadi pondasi itu semua adalah pendidikan moral dan spiritual untuk menciptakan individu-individu yang berakhak mulia.</p>
<br />Filed under: <a href='http://fighting2surrender.wordpress.com/category/edukasi/'>Edukasi</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fighting2surrender.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fighting2surrender.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fighting2surrender.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fighting2surrender.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fighting2surrender.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fighting2surrender.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fighting2surrender.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fighting2surrender.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fighting2surrender.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fighting2surrender.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fighting2surrender.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fighting2surrender.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fighting2surrender.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fighting2surrender.wordpress.com/134/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fighting2surrender.wordpress.com&amp;blog=6085445&amp;post=134&amp;subd=fighting2surrender&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fighting2surrender.wordpress.com/2010/04/19/penanaman-life-skill-melalui-pendidikan-dasar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/063afbe32c41f64b2c87c541da11465c?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fighting2surrender</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pendidikan Hemat Energi Sejak Dini</title>
		<link>http://fighting2surrender.wordpress.com/2010/03/20/pendidikan-hemat-energi-sejak-dini/</link>
		<comments>http://fighting2surrender.wordpress.com/2010/03/20/pendidikan-hemat-energi-sejak-dini/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Mar 2010 13:07:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>miftahuddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fighting2surrender.wordpress.com/?p=132</guid>
		<description><![CDATA[Masalah energi mulai menjadi perhatian dari pemerintah kita. Banyak kampenye tentang hemat energi mulai gencar dilancarkan pemerintah baik melalui media cetak maupun elektronik. Ini tentu saja disebabkan karena banyak faktor. Seiring dengan Kemajuan teknologi, bertambahnya jumlah penduduk juga sangat berpengaruh pada pola konsumsi energi. Semakin maju teknologi tentu saja akan mengahasilkan berbagai macam alat yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fighting2surrender.wordpress.com&amp;blog=6085445&amp;post=132&amp;subd=fighting2surrender&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Masalah energi mulai menjadi perhatian dari pemerintah kita. Banyak kampenye tentang hemat energi mulai gencar dilancarkan pemerintah baik melalui media cetak maupun elektronik. Ini tentu saja disebabkan karena banyak faktor. Seiring dengan Kemajuan teknologi, bertambahnya jumlah penduduk juga sangat berpengaruh pada pola konsumsi energi. Semakin maju teknologi tentu saja akan mengahasilkan berbagai macam alat yang canggih yang dalam pengopersiannya membutuhkan energi. Bertambahnya jumlah penduduk adalah yang paling mempengaruhi konsumsi energi karena semakin bertambah penduduk semakin banyak pula energi yang dikonsumsi. Alsannya sederhana karena tiap individu memiliki kebutuhan terhadap energi. Sudah berapa berapa energi listrik yang dikonsumsi akibat banyaknya alat-alat elektronik yang sekarang berkembang di masyarakat, akibat banyaknya operasional perusahaan-perusahaaan besar di Indonesia? Berapa banyak bensin yang dikonsumsi oleh kendraan bermotor di Indonesia? Ini tentu saja pertanyaan yang tentu saja harus segera dijawab dan dicari solusinya.</p>
<p>Cara yang bisa ditempuh adalah dengan memanfaatkan energi alternatif dan terbarukan sebagai pengganti sumber energi utama yang tidak dapat diperbarui. Namun cara ini ternyata juga butuh kajian yang cukup mendalam terkait efektitas dan efisiensi. Bisa jadi energi alternatif yang ditawarkan masih belum bisa menjadi solusi karena dianggap tidak cukup efektif dan efisien. Di lain sisi munculnya inovasi sumber energi terbaru masih sulit untuk dikembangkan dan perlu dikaji kembali secara mendalam baik meliputi unsur ekonomis dan politis suatu negara. Di luar sana mungkin ada banyak orang yang masih peduli untuk memikirkan nasib lingkungan kehidupan dunia yang semakin hari semakin panas dan tidak ramah lingkungan. Akan tetapi, tidak jarang yang menggunakan energi yang ada tanpa batas dan mereka menggunakan itu untuk hal-hal yang tak berguna.</p>
<p>Selain mencari energi alternatif maka usaha penghematan energi melalui penyadaran terhadap masyrakat mutlak diperlukan. Kerena selama ini upaya ke arah sana seolah vakum, kalaupun ada mungkin hanya dilakukan baru-baru ini saja ketika itu sudah sangat mendesak dan hasilnya sudah dipastikan tidak akan signifikan. Karena merubah sebuah kebiasaan dan mental masyarakat tidak semudah membalikkan tangan. Ini terjadi karena masyarakat kita sudah terlalu nyaman dan faktor pendidikan tentu saja berpengaruh. Sehingga ketika masyarakat kita melakukan konsumsi energi, pada umumnya tidak pernah berfikir dampaknya secara luas. Pendidikan tentang hemat energi harus dilakukan sejak dini. Dalam hal ini tentu saja peran sekolah menjadi vital. Pemerintah harus menggandeng sekolah-sekolah untuk mengkampanyekan sebuah aktifitas kehidupan yang hemat energi kepada para peserta didik, untuk menyelamatkan negara ini dari krisis energi.</p>
<br />Filed under: <a href='http://fighting2surrender.wordpress.com/category/edukasi/'>Edukasi</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fighting2surrender.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fighting2surrender.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fighting2surrender.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fighting2surrender.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fighting2surrender.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fighting2surrender.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fighting2surrender.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fighting2surrender.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fighting2surrender.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fighting2surrender.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fighting2surrender.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fighting2surrender.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fighting2surrender.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fighting2surrender.wordpress.com/132/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fighting2surrender.wordpress.com&amp;blog=6085445&amp;post=132&amp;subd=fighting2surrender&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fighting2surrender.wordpress.com/2010/03/20/pendidikan-hemat-energi-sejak-dini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/063afbe32c41f64b2c87c541da11465c?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fighting2surrender</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PEMBANGUNAN HARUS DILAKUKAN SECARA PROPORSIONAL</title>
		<link>http://fighting2surrender.wordpress.com/2009/11/01/pembangunan-harus-dilakukan-secara-proporsional/</link>
		<comments>http://fighting2surrender.wordpress.com/2009/11/01/pembangunan-harus-dilakukan-secara-proporsional/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Nov 2009 14:01:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>miftahuddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fighting2surrender.wordpress.com/?p=129</guid>
		<description><![CDATA[Pembangunan dalam bidang ekonomi, kesehatan, dan pendidikan harus dilakukan secara proporsional Membicarakan masalah kemiskinan berarti kita harus bersiap menghadapi sebuah masalah yang sangat kompleks yang memiliki banyak variabel yang mempengaruhi. Karena kemiskinan memang suatu yang relatif, sehingga tiap kelompok, dengan disiplin ilmu tertentu, bisa saja berbeda dalam memahami arti kemiskinan. Tentu saja ini normal karena [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fighting2surrender.wordpress.com&amp;blog=6085445&amp;post=129&amp;subd=fighting2surrender&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pembangunan dalam bidang ekonomi, kesehatan, dan pendidikan harus dilakukan secara proporsional </strong></p>
<p>Membicarakan masalah kemiskinan berarti kita harus bersiap menghadapi sebuah masalah yang sangat kompleks yang memiliki banyak variabel yang mempengaruhi. Karena kemiskinan memang suatu yang relatif, sehingga tiap kelompok,  dengan disiplin ilmu tertentu,  bisa saja berbeda dalam memahami arti  kemiskinan. Tentu saja ini normal karena memang kemiskinan adalah permasalahan multi dimensi yang bisa merambah ranah ekonomi, politik, pendidikan, kesehatan, bahkan spiritual. </p>
<p>Komisi Eropa dalam mendefinisikan kemiskinan adalah orang, keluaraga, kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan sumber daya material, sosial, dan budaya sehingga menghalangi mereka untuk  hidup layak menurut ukuran mnimal di suatu tempat mereka bermukim. para ekonom memaknai kemiskinan secara lebih luas yaitu ketidak mampuan manusia ditandai oleh pendidikan rendah, tidak berpengetahuan, tidak berketerampilan, dan tidak berdayaan. Ada juga yang mendefinisikan kemiskinan sebagai ketiadaan kebebasan dan keterbatasan ruang partisipaasi yang menghalangi seseorang untuk berpartisipasi  pada proses pegantian kebijakan politik sehingga masyarakat berada pada posisi tidak setara untuk mendapatkan akses-akses ke sumber-sumber ekonomi produksi, sehingga terhalang untuk memperoleh sesuatu yang menjadi hak mereka (Development as Freedom, 1999).</p>
<p>Dari data yang ada kita pantas untuk bersyukur karena kemiskinan di Indonesia mengalami penurunan. Jika Jumlah penduduk miskin di Indonesia pada bulan Maret 2008 sebesar 34,96 juta orang (15,42 persen),  jumlah ini lebih besar  jika  dibandingkan dengan penduduk miskin pada Maret 2009 yang berjumlah 32,53 juta (14,15 persen), berarti jumlah penduduk miskin turun sebesar 2,43 juta (Badan Pusat Statistik, 2009). Hal ini tentu saja berpangaruh pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM)/Human development Index (HDI) yang naik dari 0,728 pada 2007 menjadi 0,734 pada tahun 2009. Tapi ada satu hal yang perlu kita perhatikan bahwa ternyata IPM kita mengalami penurunan peringkat dari peringkat 107 pada tahun 2007 menjadi peringkat 111 pada tahun 2009. IPM pada dasarnya adalah nilai yang menunjukkan tingkat kesejahteraan masyarakat yang diukur dari 3 (tiga) komponen utama, yaitu :<br />
1.	Kesehatan, diukur dengan Usia yang Panjang dan Sehat atau diukur dengan Angka Harapan Hidup (AHH)<br />
2.	Pendidikan, diukur dengan Kemampuan baca tulis atau Angka Melek Huruf (AMH) dan angka partisipasi pendidikan yang telah ditamatkan atau Rata-rata Lama Sekolah (RLS).<br />
3.	Ekonomi, diukur dengan Standar hidup yang layak dengan pendekatan Produk Domestik Bruto per Kapita pada tingkat konsumsi riil per kapita atau kemampuan daya beli masyarakat.</p>
<p>Dari fakta diatas ada dua hal penting yang harus diperhatikan. Yang pertama adalah bahwa ternyata pembangunan di Indonesia masih mengalami stagnasi sehingga kita kalah akselerasi dengan bangsa lain. Kita masih jauh tertinggal dengan bangsa-bangsa lain bahkan di lingkup ASEAN seperti Malaysia (66), Singapura (23), Filipina (105), Thailand (87) dan bahkan Sri Lanka (102) (antaranews, 5 Oktober 2009). Padahal jika berbicara potensi alamiah tentu keenam negara tersebut masih jauh di bawah kita. Iya, kita memiliki sumber daya alam yang lebih melimpah dibanding negara-negara tersebut. Tapi nyatanya bangsa ini masih belum bisa mengeksplorasi kekayaan yang ada secara efektif. Yang kedua, ternyata pemerintah masih belum bisa melakukan pembanguanan secara merata dalam berbagai bidang. Fokusan pembangunan pemerintah terkesan hanya pada bidang ekonomi padahal dalam menentukan kualitas suatu bangsa faktor pendidikan dan kesehatan juga berpengaruh. Sehingga pembangunan dalam bidang ekonomi, kesehatan, dan pendidikan harus dilakukan secara proporsional.</p>
<p><strong>Inspired by: Bapak Suharmadi, “Pemodelan matematika”</strong></p>
<br />Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fighting2surrender.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fighting2surrender.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fighting2surrender.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fighting2surrender.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fighting2surrender.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fighting2surrender.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fighting2surrender.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fighting2surrender.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fighting2surrender.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fighting2surrender.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fighting2surrender.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fighting2surrender.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fighting2surrender.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fighting2surrender.wordpress.com/129/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fighting2surrender.wordpress.com&amp;blog=6085445&amp;post=129&amp;subd=fighting2surrender&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fighting2surrender.wordpress.com/2009/11/01/pembangunan-harus-dilakukan-secara-proporsional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/063afbe32c41f64b2c87c541da11465c?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fighting2surrender</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PENTINGNYA MENGENAL SEJARAH</title>
		<link>http://fighting2surrender.wordpress.com/2009/10/06/pentingnya-mengenal-sejarah/</link>
		<comments>http://fighting2surrender.wordpress.com/2009/10/06/pentingnya-mengenal-sejarah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Oct 2009 17:33:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>miftahuddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fighting2surrender.wordpress.com/?p=127</guid>
		<description><![CDATA[Menanamkan kecintaan terhadap budaya bangsa, harus dimulai dengan menanamkan penghargaan dan kecintaan terhadap sejarah bangsa. Mencermati fakta saat ini tentang perselisihan antara indonesia dan malaysia akan membawa kita kepada sebuah kenyataan yang unik. Jika kita mencermati sejarah perselisihan Indonesia dan Malaysia seakan tidak pernah selesai. Bahkan perselisihan itu sudah ada sejak pemerintahan Presiden Soekarno, yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fighting2surrender.wordpress.com&amp;blog=6085445&amp;post=127&amp;subd=fighting2surrender&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Menanamkan kecintaan terhadap budaya bangsa, harus dimulai dengan menanamkan penghargaan dan kecintaan terhadap sejarah bangsa.</strong></p>
<p>Mencermati fakta saat ini tentang perselisihan antara indonesia dan malaysia akan membawa kita kepada sebuah kenyataan yang unik. Jika kita mencermati sejarah perselisihan Indonesia dan Malaysia seakan tidak pernah selesai. Bahkan perselisihan itu sudah ada sejak pemerintahan Presiden Soekarno, yang waktu itu terkenal dengan slogannya “Ganyang Malaysia”. Hal yang diperselisihakan pun juga beragam. Mulai dari perebutan wilayah teritorial sampai pembajakan kebudayaan. Yang terakhir memang menjadi pembicaraan saat ini, dimana secara sepihak Malaysia mengklaim beberapa hasil budaya Indonesia sebagai milik mereka. Diantaranya adalah lagu “rasa sayange”, kesenian “Reog”, dan Tari Pendet. Tidak hanya itu, malaysia saat juga rajin berburu kitab kuno dari Indonesia. Budayawan Riau, Al Azhar, mengatakan ada sekitar 60 naskah melayu kuno yang berasal dari Provinsi Riau dan Kepulauan Riau sudah berpindah tangan ke Malaysia dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Malaysia yang sekarang ini sedang getol memperjuangkan slogannya sebagai “truly Asia” memang “rajin berburu” kebudayaaan untuk dijadikan sebagai budaya mereka. Yang jelas malaysia memang ingin menjadikan negara mereka sebagai simbol Asia. Silahkan membenci Malaysia dengan segala tingkah arogannya, tapi itu jangan sampai menjadikan kita seolah buta dengan kesalahan kita yang seolah cuek dengan budaya kita sendiri. Kita baru peduli dengan budaya-budaya tersebut ketika sudah ada negara tetangga yang mengambil alihnya. Sungguh bangsa yang unik bahkan kalau boleh dibilang “aneh”. </p>
<p>Tapi setidaknya hal tersebut menjadi pemicu yang sangat ampuh untuk mengingatkan akan pentingnya menghargai sebuah kebudayaan. Bahwa sebuah kebudayaan adalah nilai–nilai yang akan menjadi karakter bangsa Indonesia. Seperti apa bangsa kita di mata dunia yang dilihat pertama kali adalah budaya kita. Jangan sampai bangsa kita ini menjadi bangsa yang kehilangan identitas diri yang ditandai akan rendahnya penghargaan bangsa kita terhadap kebudayaan yang dimiliki. Jika kita hubungkan dengan masalah pendidikan, maka fenomena ini menandakan bahwa pendidikan di Indonesia gagal menanamkan penghargaan terhadap kebudayaan dimana kebudayaan itu sendiri dibentuk dari proses yang lama dan memiliki nilai sejarah yang khas. Artinya pendidikan kita gagal untuk mengenalkan sejarah secara komprehensif kepada para peserta didik. Mengenal sejarah tentu tidak sebatas hanya sebuah pengetahuan tapi juga penanaman nilai sejarah luhur bangsa ini. Jika dulu Bung Karno mencoba menegaskan pentingnya sejarah dengan slogan “Jas Merah”:Jangan melupakan sejarah, maka sudah sepatutnya semangat itu harus kita lanjutkan.</p>
<p>Salah satu langkah yang bisa ditempuh adalah dengan menyadarkan masyarakat kita tentang pentingnya sejarah sejak dini. Jika kita berbicara masalah penyadaran, cara paling konkrit dan efektif yang bisa dilakukan adalah melalui pendidikan. Pendidikan sejarah jangan sampai hanya menjadi sebuah rentetan cerita masa lalu yang hanya akan dihafal oleh peserta didik. Tapi harusnya dari pendidikan sejarah itu mampu tumbuh sikap mencintai sejarah dan budaya bangsa. Kurikulum pendidikan sejarah harus bisa mengenalkan sejarah secara nyata kepada peserta didik yaitu dengan melakukan pembelajaran yang kontekstual melalui pelajaran yang aplikatif. Peserta didik harus diupayakan untuk bersinggungan lansung dengan mata pelajaran sejarah yang sekarang dipelajari. Sebagai contohnya adalah dengan mengadakan kunjungan ke berbagai daerah yang memiliki nilai sejarah. Di sana siswa diarahkan untuk mencari tahu fakta-fakta sejarah secara lansung dari masyarakat sekitar. Memang diperlukan suatu pengorbanan, tapi setidaknya ini adalah lngkah nyata agar generasi mendatang tetap mencintai sejarah dan budaya bangsa Indonesia.</p>
<br />Posted in Edukasi  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fighting2surrender.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fighting2surrender.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fighting2surrender.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fighting2surrender.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fighting2surrender.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fighting2surrender.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fighting2surrender.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fighting2surrender.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fighting2surrender.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fighting2surrender.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fighting2surrender.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fighting2surrender.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fighting2surrender.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fighting2surrender.wordpress.com/127/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fighting2surrender.wordpress.com&amp;blog=6085445&amp;post=127&amp;subd=fighting2surrender&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fighting2surrender.wordpress.com/2009/10/06/pentingnya-mengenal-sejarah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/063afbe32c41f64b2c87c541da11465c?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fighting2surrender</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Memaknai Hidup Itu Gampang, Tapi&#8230;..</title>
		<link>http://fighting2surrender.wordpress.com/2009/08/29/memaknai-hidup-itu-gampang-tapi/</link>
		<comments>http://fighting2surrender.wordpress.com/2009/08/29/memaknai-hidup-itu-gampang-tapi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Aug 2009 17:50:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>miftahuddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisahku=Sejarahku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fighting2surrender.wordpress.com/?p=123</guid>
		<description><![CDATA[Banyak orang yang bilang bahwa kedewasaan dinilai dari bagaimana kemampuan kita untuk memaknai hidup. Artinya bagaimana kita bisa mengambil pelajaran dari masa lalu untuk bisa lebih baik lagi ke depan. Bahkan saking pentingnya arti sebuah pemaknaan hidup, undang-undang sistem pendidikan kita mendifinisikan belajar sebagai &#8220;proses untuk memaknai pengalaman&#8221;. Dari pengalaman yang telah lalu, secara teoritis [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fighting2surrender.wordpress.com&amp;blog=6085445&amp;post=123&amp;subd=fighting2surrender&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak orang yang bilang bahwa kedewasaan dinilai dari bagaimana kemampuan kita untuk memaknai hidup. Artinya bagaimana kita bisa mengambil pelajaran dari masa lalu untuk bisa lebih baik lagi ke depan. Bahkan saking pentingnya arti sebuah pemaknaan hidup, undang-undang sistem pendidikan kita mendifinisikan belajar sebagai &#8220;proses untuk memaknai pengalaman&#8221;. Dari pengalaman yang telah lalu, secara teoritis kita bisa tahu apa yang kurang dari diri kita.</p>
<p>Tapi terkadang kita -secara spesial &#8220;saya&#8221;- cenderung terjebak pada proses pemaknaan yang sempit. Banyak yang kita ketahui tentang segala kelemahan kita di masa lalu, bahkan banyak yang kita ketahui tentang apa yang harus kita kerjakan di masa depan. Tapi nyatanya memang sangat sulit bagi sebagian orang untuk bisa berubah menjadi lebih baik. Faktor keistiqomahan adalah kuncinya. Istiqamah bisa disebut kemampuan kita untuk mempertahankan komitmen secara berkesinambungan, kemampuan untuk kita terus &#8220;KEEP MOVING FORWARD&#8221;. Terkadang kita kurang bisa istiqomah dalam menjaga semangat kita untuk menjadi lebih baik.</p>
<p>Sekedar Memaknai hidup itu gampang, tapi untuk bisa istiqamah selalu diperlukan kerja keras dan pengorbanan.</p>
<p><em>Seorang sahabat berkata, &#8220;Wahai rasulullah, berilah aku nasehat dimana nasehat itu tidak akan pernah aku tanyakan kepada orang lain!&#8221;. Rasulullah menjawab,&#8221;Berimanlah kepada Alloh lalu beristiqomahlah!&#8221;.(Al-Hadits)</em></p>
<br />Posted in Kisahku=Sejarahku  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fighting2surrender.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fighting2surrender.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fighting2surrender.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fighting2surrender.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fighting2surrender.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fighting2surrender.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fighting2surrender.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fighting2surrender.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fighting2surrender.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fighting2surrender.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fighting2surrender.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fighting2surrender.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fighting2surrender.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fighting2surrender.wordpress.com/123/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fighting2surrender.wordpress.com&amp;blog=6085445&amp;post=123&amp;subd=fighting2surrender&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fighting2surrender.wordpress.com/2009/08/29/memaknai-hidup-itu-gampang-tapi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/063afbe32c41f64b2c87c541da11465c?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fighting2surrender</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ARTI RAMADHAN BAGIKU</title>
		<link>http://fighting2surrender.wordpress.com/2009/08/22/arti-ramadhan-bagiku/</link>
		<comments>http://fighting2surrender.wordpress.com/2009/08/22/arti-ramadhan-bagiku/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Aug 2009 23:02:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>miftahuddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisahku=Sejarahku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fighting2surrender.wordpress.com/?p=119</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini adalah hari yang sangat spesial. Bagiku dan juga bagi saudaraku sesama muslim di seluruh dunia. Ini adalah hari pertama bulan Ramadhan 1430 Hijriyah. Ramadhan memang selalu memiliki kisah tersendiri yang bisa dibilang unik dan luar biasa. Ramadhan selalu menghadirkan sebuah pemaknaan yang pasti berbeda pada setiap orang. Makna ramadhan bagiku adalah sebuah kesempatan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fighting2surrender.wordpress.com&amp;blog=6085445&amp;post=119&amp;subd=fighting2surrender&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini adalah hari yang sangat spesial. Bagiku dan juga bagi saudaraku sesama muslim di seluruh dunia. Ini adalah hari pertama bulan Ramadhan 1430 Hijriyah. Ramadhan memang selalu memiliki kisah tersendiri yang bisa dibilang unik dan luar biasa. Ramadhan selalu menghadirkan sebuah pemaknaan yang pasti berbeda pada setiap orang. Makna ramadhan bagiku adalah sebuah kesempatan bagiku untuk merasakan sebuah sensasi ukhuwah, ubudiyah, dan muhasabah yang sangat spesial. berbeda dari waktu-waktu yang lain. </p>
<p>Di bulan ini ukhuwah bisa lebih mudah terjalin karena banyak orang merasakan hal yang sama berupa rasa lapar dan haus, ditambah lagi banyaknya orang-orang yang berlomba untuk memberikan zakat, shadaqah, maupun hadiah. Di bulan ini semangat untuk beribadah juga sangat besar karena Alloh memang menjanjikan pahala  yang berlipat ganda. Tapi menurutku yang paling bisa membuatku lebih bersemangat untuk beribadah adalah adanya motivasi eksternal yang mengalir luar biasa dari sekelilingku. Bulan ini juga bulan yang membuat kita dimudahkan untuk kita melakukan muhasabah/evaluasi diri karena di bualn ramadhan hidayah dari langit dibuka seluas-luasnya bagi orang yang mau merenungi segala sepak terjang yang telah dilakukan di waktu yang lampau. Buktinya banyak orang yang berbondong-bindong untuk memohon maaf kepada saudara-saudaranya, dengan harapan ketika memasuki bulan Ramadhan paling tidak tidak terlalu banyak membawa beban dosa.</p>
<p>Apapun pemaknaan kita terhadap bulan Ramadhan, itu adalah mencerminkan kapasitas kita dalam memahami Ramadhan. Mencerminkan kapasitas kita dalam memahami Islam. Dan semoga Alloh selalu menambah kualitas diri kita di hadapan-Nya. Sehingga ketika kita nanti pulang kepada-Nya, kita akan kembali dengan wajah penuh ketenangan, kegembiraan dan kepuasan karena kita sudah bisa memenuhi janji kita kepada Alloh. Janji yang kita ucapkan bahkan sebelum kita lahir yaitu &#8220;Benar, kami bersaksi bahwa Engkau adalah Tuhan kami&#8221;</p>
<p>Wallahu a&#8217;lam Bishshawab.</p>
<br />Posted in Kisahku=Sejarahku  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fighting2surrender.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fighting2surrender.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fighting2surrender.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fighting2surrender.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fighting2surrender.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fighting2surrender.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fighting2surrender.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fighting2surrender.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fighting2surrender.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fighting2surrender.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fighting2surrender.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fighting2surrender.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fighting2surrender.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fighting2surrender.wordpress.com/119/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fighting2surrender.wordpress.com&amp;blog=6085445&amp;post=119&amp;subd=fighting2surrender&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fighting2surrender.wordpress.com/2009/08/22/arti-ramadhan-bagiku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/063afbe32c41f64b2c87c541da11465c?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fighting2surrender</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pendakian Ke Lawu</title>
		<link>http://fighting2surrender.wordpress.com/2009/07/27/pendakian-ke-lawu/</link>
		<comments>http://fighting2surrender.wordpress.com/2009/07/27/pendakian-ke-lawu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Jul 2009 16:35:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>miftahuddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisahku=Sejarahku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fighting2surrender.wordpress.com/?p=101</guid>
		<description><![CDATA[Seumur hidup emang ga pernah kepikiran untuk mendaki gunung, apalagi sampai ke puncak. Pikiran itu baru muncul pas aku udah terlanjur nyampe di CEMORO SEWU, lereng Gunung LAWU. Dan diawali dengan semangat. Jam 15.30 WIB aku dan rombongan memulai pendakian. Dengan segala perbekalan yang ada, akhirnya pendakian dimulai. Awal-awal emang full semangat. Keliatan dari narsisnya&#8230;! [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fighting2surrender.wordpress.com&amp;blog=6085445&amp;post=101&amp;subd=fighting2surrender&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seumur hidup emang ga pernah kepikiran untuk mendaki gunung, apalagi sampai ke puncak. Pikiran itu baru muncul pas aku udah terlanjur nyampe di CEMORO SEWU, lereng Gunung LAWU. Dan diawali dengan semangat. Jam 15.30 WIB aku dan rombongan memulai pendakian.</p>
<p><a href="http://fighting2surrender.files.wordpress.com/2009/07/dsc03228.jpg"><img src="http://fighting2surrender.files.wordpress.com/2009/07/dsc03228.jpg?w=300&#038;h=225" alt="DSC03228" title="DSC03228" width="300" height="225" class="aligncenter size-medium wp-image-102" /></a></p>
<p>Dengan segala perbekalan yang ada, akhirnya pendakian dimulai. Awal-awal emang full semangat. Keliatan dari narsisnya&#8230;!</p>
<p><a href="http://fighting2surrender.files.wordpress.com/2009/07/dsc03249.jpg"><img src="http://fighting2surrender.files.wordpress.com/2009/07/dsc03249.jpg?w=300&#038;h=225" alt="DSC03249" title="DSC03249" width="300" height="225" class="aligncenter size-medium wp-image-104" /></a></p>
<p><a href="http://fighting2surrender.files.wordpress.com/2009/07/dsc03251.jpg"><img src="http://fighting2surrender.files.wordpress.com/2009/07/dsc03251.jpg?w=300&#038;h=225" alt="DSC03251" title="DSC03251" width="300" height="225" class="aligncenter size-medium wp-image-107" /></a></p>
<p><a href="http://fighting2surrender.files.wordpress.com/2009/07/dsc03252.jpg"><img src="http://fighting2surrender.files.wordpress.com/2009/07/dsc03252.jpg?w=300&#038;h=225" alt="DSC03252" title="DSC03252" width="300" height="225" class="aligncenter size-medium wp-image-108" /></a></p>
<p>Di tengah perjalanan, suhu dan stamina mulai tidak bersahabat. Plus udah mulai gelap. Tuh, keliatan&#8230;&#8230;</p>
<p><a href="http://fighting2surrender.files.wordpress.com/2009/07/dsc03267.jpg"><img src="http://fighting2surrender.files.wordpress.com/2009/07/dsc03267.jpg?w=225&#038;h=300" alt="DSC03267" title="DSC03267" width="225" height="300" class="aligncenter size-medium wp-image-109" /></a></p>
<p><a href="http://fighting2surrender.files.wordpress.com/2009/07/dsc03281.jpg"><img src="http://fighting2surrender.files.wordpress.com/2009/07/dsc03281.jpg?w=300&#038;h=225" alt="DSC03281" title="DSC03281" width="300" height="225" class="aligncenter size-medium wp-image-110" /></a></p>
<p>Tapi perjuangan harus berlanjut. Dan Akhirnya&#8230;&#8230;!<br />
SUBHANALLAH&#8230;&#8230;!<br />
Seperti ini bagian kecil dari kebesaran Alloh</p>
<p><a href="http://fighting2surrender.files.wordpress.com/2009/07/dsc03320.jpg"><img src="http://fighting2surrender.files.wordpress.com/2009/07/dsc03320.jpg?w=300&#038;h=225" alt="DSC03320" title="DSC03320" width="300" height="225" class="aligncenter size-medium wp-image-111" /></a></p>
<p>To Be Continue&#8230;&#8230;..!</p>
<br />Posted in Kisahku=Sejarahku  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fighting2surrender.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fighting2surrender.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fighting2surrender.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fighting2surrender.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fighting2surrender.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fighting2surrender.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fighting2surrender.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fighting2surrender.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fighting2surrender.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fighting2surrender.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fighting2surrender.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fighting2surrender.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fighting2surrender.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fighting2surrender.wordpress.com/101/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fighting2surrender.wordpress.com&amp;blog=6085445&amp;post=101&amp;subd=fighting2surrender&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fighting2surrender.wordpress.com/2009/07/27/pendakian-ke-lawu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/063afbe32c41f64b2c87c541da11465c?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fighting2surrender</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fighting2surrender.files.wordpress.com/2009/07/dsc03228.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC03228</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fighting2surrender.files.wordpress.com/2009/07/dsc03249.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC03249</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fighting2surrender.files.wordpress.com/2009/07/dsc03251.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC03251</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fighting2surrender.files.wordpress.com/2009/07/dsc03252.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC03252</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fighting2surrender.files.wordpress.com/2009/07/dsc03267.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">DSC03267</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fighting2surrender.files.wordpress.com/2009/07/dsc03281.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC03281</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fighting2surrender.files.wordpress.com/2009/07/dsc03320.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC03320</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pendidikan Nasional dan “Virus U1N1”</title>
		<link>http://fighting2surrender.wordpress.com/2009/07/18/pendidikan-nasional-dan-virus-u1n1-2/</link>
		<comments>http://fighting2surrender.wordpress.com/2009/07/18/pendidikan-nasional-dan-virus-u1n1-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Jul 2009 16:02:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>miftahuddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fighting2surrender.wordpress.com/?p=48</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah fakta FJ Siswanto: “Sembilan belas siswa Seminari (sekolah pendidikan pastur) Blitar bergabung dengan SMAN Blitar dalam Ujian Nasional SMA tahun 2009. Mereka bingung saat mendapati guru dan murid saling contek pada waktu ujian”. Hal diatas hanya sebuah contoh yang mengindikasikan bahwa pendidikan nasional perlahan tapi pasti semakin menurun kualitasnya. Faktanya adalah: 1. Semakin tinggi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fighting2surrender.wordpress.com&amp;blog=6085445&amp;post=48&amp;subd=fighting2surrender&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://fighting2surrender.files.wordpress.com/2009/07/kartun-blog.jpg"><img src="http://fighting2surrender.files.wordpress.com/2009/07/kartun-blog.jpg?w=300&#038;h=257" alt="kartun-blog" title="kartun-blog" width="300" height="257" class="alignleft size-medium wp-image-61" /></a><br />
<a href="http://fighting2surrender.files.wordpress.com/2009/07/ujiannasionalsmp4.gif"><img src="http://fighting2surrender.files.wordpress.com/2009/07/ujiannasionalsmp4.gif?w=300&#038;h=192" alt="ujiannasionalsmp" title="ujiannasionalsmp" width="300" height="192" class="alignright size-medium wp-image-65" /></a><strong>Sebuah fakta</strong><br />
FJ Siswanto: “Sembilan belas siswa Seminari (sekolah pendidikan pastur) Blitar bergabung dengan SMAN Blitar dalam Ujian Nasional SMA tahun 2009. Mereka bingung saat mendapati guru dan murid saling contek pada waktu ujian”.</p>
<p>Hal diatas hanya sebuah contoh yang mengindikasikan bahwa pendidikan nasional perlahan tapi pasti semakin menurun kualitasnya. Faktanya adalah:</p>
<p>1. Semakin tinggi pendidikan, semakin mudah menganggur. Bahwa pendididkan di Indonesia menjadikan kalangan terdidik semakin tidak mandiri.</p>
<p>2. Ujian membutuhkan pengawas independen, dengan alasan guru yang ada masih kurang bisa dipercaya. Tidak ada kata yang pas untuk menggambarkan hal ini selain “gagal, gagal total” karena para guru dianggap sudah tidak bisa menjadi teladan. Tidak hanya itu, bahwa dengan adanya pengawas independen biaya ujian nasional mengalami pembengkakan. Di Jawa Timur biaya pengadaan pengawas mencapai 40 miliar rupiah.</p>
<p>3. Pasar ekonomi, politik, dan budaya yang tidak sehat. Ini terbukti bahwa indonesia adalah negara konsumsi, negara terkorup, dan juga maraknya pornografi di Indonesia.</p>
<p><b>Why?????</b></p>
<p>Ini terjadi karena  </p>
<ol>
<li>Pendidikan Indonesia terlalu formalistik yang seolah-olah hanya terbatas pada sekolah dan ijazah.
<li>Sekolah hanya menjadi tempat guru mengajar, bukan tempat peserta didik untuk belajar. Target-target statistik pendidikan telalu dipaksakan, misal dengan menaikkan batas kelulusan tanpa melihat bakat siswa di bidang selain mata pelajaran yang diujikan dalam ujian nasional.
<li>Peserta didik dipaksa untuk menyesuaikan kurikulum, ini artinya sistem pendidikan Indonesia gagal dalam mengenali potensi peserta didik.
<li>Sekolah dan guru tidak tertarik dengan bakat dan minat murid yang beragam.
<li>Pendidikan bahkan mengasingkan murid dari kehidupan sehari-hari.<br />
Padahal, <strong>belajar adalah proses memaknai pengalaman individual yang unik</strong>.</p>
<li>Ujian Nasional dijadikan alat pemacu dari ukuran mutu pendidikan.
<li>Pembelajaran hanya diarahkan untuk menyiasati ujian-ujian. Ini yang menyebabkan maraknya lembaga bimbingan belajar. Bahkan sampai-sampai lembaga bimbingan belajar dianggap lebih baik daripada sekolah.
<li>Ujian Nasional menegaskan sikap pemerintah yang meremehkan guru sebagai profesi.
<li>Ujian Nasional (UN) menjadi <strong>“virus U1N1”</strong> laten yang menggerogoti kinerja sistem pendidikan nasional.
<li>IKIP meninggalkan misinya mendidik calon guru, terbukti dengan banyaknya IKIP yang berubah nama menjadi universitas dengan alasan tuntutan kondisi.
<li>Tapi, eks IKIP asyik dengan proyek-proyek sertifikasi guru.
<li>Anak-anak Indonesia paling berbakat tidak memilih IKIP, lulusan IKIP yang terbaik tidak mau menjadi guru.
</ol>
<p><b>So WHAT??????</b></p>
<p>Solusinya adalah:</p>
<ol>
<li>Pendidikan harus berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
<li>Sekolah lebih non formal, kurikulumnya menyesuaikan kebutuhan murid.
<li>Guru terampil membantu murid menemukan bkekuatannya.
<li>Guru menjadi inspirator bagi murid agar menjadi manusia yang merdeka, kreatif, inovartif.
<li>Belajar tidak diorentasikan pada ujian, tapi pada penguasaan kompetensi-kompetensi dasar yang penting.
<li>Pemerintah dari waktu ke waktu melakukan sample based untuk mengetahui bagaimana kualitas pendidikan kita jika dibanding dengan negara lain, sekaligus juga melihat perkembangan pendidikan nasional.
<li>Mempertajam akreditasi sekolah dan meningkatkan profesionalisme guru.
</ol>
<p><strong>Sumber tulisan:<br />
Diskusi bersama Ir. Daniel M. Rosyid, Ph.D.<br />
(Ketua Dewan Pendidikan Jatim)</strong></p>
<br />Posted in Edukasi  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fighting2surrender.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fighting2surrender.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fighting2surrender.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fighting2surrender.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fighting2surrender.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fighting2surrender.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fighting2surrender.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fighting2surrender.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fighting2surrender.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fighting2surrender.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fighting2surrender.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fighting2surrender.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fighting2surrender.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fighting2surrender.wordpress.com/48/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fighting2surrender.wordpress.com&amp;blog=6085445&amp;post=48&amp;subd=fighting2surrender&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fighting2surrender.wordpress.com/2009/07/18/pendidikan-nasional-dan-virus-u1n1-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/063afbe32c41f64b2c87c541da11465c?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fighting2surrender</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fighting2surrender.files.wordpress.com/2009/07/kartun-blog.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">kartun-blog</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fighting2surrender.files.wordpress.com/2009/07/ujiannasionalsmp4.gif?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">ujiannasionalsmp</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
